Bupati Asep Japar menyambut baik inovasi tersebut dan menyatakan kesiapan Kabupaten Sukabumi untuk mengadopsi sistem digital ini sebagai bagian dari transformasi tata kelola. Menurutnya, aplikasi ini akan memperkuat kontrol masyarakat dan membentuk budaya transparansi. “Teknologi ini adalah alat edukasi bagi aparatur desa untuk menjadi pelayan publik yang profesional,” katanya.
Langkah ini diharapkan menjadi model nasional dalam mendorong desa-desa yang maju, mandiri, dan bermartabat. Transformasi digital desa dinilai mampu mempercepat pembangunan yang berkeadilan dan partisipatif.(*)












