Tungku Rakyat dirancang untuk membakar sampah plastik pada suhu tinggi, sekitar 800°C, sehingga mampu mengurangi volume sampah hingga 90 persen. Sistem sirkulasi udara tertutup membuat proses pembakaran minim polusi.
“Tungku ini memiliki dua pintu: satu untuk memasukkan sampah, satu lagi untuk mengambil abu pembakaran,” tambahnya.
Meski konstruksinya sederhana, Tungku Rakyat dinilai efektif dan dapat digunakan secara mandiri oleh masyarakat. Nauval berharap inovasi ini menjadi awal perubahan pola hidup yang lebih peduli lingkungan. “Kami bersyukur program ini disambut baik oleh warga,” tutup Nauval.(*)












