SUKABUMI — Laut di pesisir Kabupaten Sukabumi bukan sekadar bentang alam yang memesona, tetapi juga menjadi denyut nadi ekonomi dan konservasi bagi masyarakat setempat. Membentang dari Ujung Genteng hingga Cisolok, kawasan perairan laut Sukabumi menyimpan kekayaan biodiversitas sekaligus menjadi sandaran hidup ribuan warga pesisir yang bergantung pada sektor perikanan, pariwisata, dan hasil laut.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sukabumi, dalam beberapa kesempatan, menegaskan pentingnya laut Sukabumi sebagai kawasan strategis. Sumber daya ikan tangkap seperti tongkol, cakalang, dan udang menjadi komoditas utama, sementara budidaya rumput laut dan lobster semakin diperluas di sejumlah titik. “Pesisir Sukabumi adalah potensi emas dalam pembangunan ekonomi kelautan. Namun tantangannya tidak ringan, mulai dari cuaca ekstrem hingga praktik penangkapan yang tidak ramah lingkungan,” katanya.
Sementara itu, sektor pariwisata laut Sukabumi terus menunjukkan geliatnya. Pantai Palabuhanratu, Pantai Karanghawu, dan Pantai Ujung Genteng menjadi magnet wisatawan lokal maupun mancanegara. Aktivitas selancar, snorkeling, dan wisata kuliner laut berkembang pesat, terutama saat musim libur. Pemerintah daerah bekerja sama dengan komunitas pesisir untuk menjaga kelestarian alam melalui program bersih pantai dan konservasi terumbu karang.












