Berita Utama

Siap Siaga, Sukabumi Diguncang Gempa Berkali-kali, BMKG Ungkap Aktivitas Sesar Bawah Laut

×

Siap Siaga, Sukabumi Diguncang Gempa Berkali-kali, BMKG Ungkap Aktivitas Sesar Bawah Laut

Sebarkan artikel ini
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,8 terjadi di wilayah 13 kilometer tenggara Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Kamis (21/8/2025) pukul 20.52 WIB
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,8 terjadi di wilayah 13 kilometer tenggara Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Kamis (21/8/2025) pukul 20.52 WIB

SUKABUMI — Wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kembali diguncang gempa bumi dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), setidaknya tiga gempa tercatat mengguncang Sukabumi sepanjang Agustus 2025, dengan magnitudo bervariasi antara 3,3 hingga 4,3.

Gempa terbaru terjadi pada Rabu (20/8/2025) pukul 03.35 WIB dengan magnitudo 3,6. Pusat gempa berada di 112 kilometer tenggara Kabupaten Sukabumi, pada kedalaman 10 kilometer⁽¹⁾. Sebelumnya, gempa berkekuatan 3,3 juga tercatat pada Jumat (15/8/2025) tengah malam, berlokasi 77 kilometer tenggara Kota Sukabumi dengan kedalaman 18 kilometer⁽²⁾.

BMKG menyebutkan bahwa gempa-gempa tersebut merupakan jenis gempa tektonik dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar bawah laut di selatan Sukabumi. Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Selatan, Hartanto, menjelaskan bahwa gempa pada Senin (11/8/2025) dengan magnitudo 3,5 berasal dari pergerakan sesar di laut, berjarak 81 kilometer dari daratan Sukabumi dan berkedalaman 31 kilometer⁽³⁾.

“Gempa disebabkan oleh aktivitas sesar bawah laut. Getaran dirasakan di wilayah Ciracap dengan intensitas II–III MMI,” ujar Hartanto.

Meski tidak menimbulkan kerusakan bangunan, rentetan gempa ini memicu kekhawatiran warga. BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai gempa susulan yang signifikan.

Fenomena gempa berulang ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan bencana di wilayah rawan gempa seperti Sukabumi. BMKG terus memantau aktivitas seismik dan menyarankan warga untuk mengenali prosedur keselamatan sebelum, saat, dan setelah gempa terjadi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *