“Hingga saat ini, kami terus melakukan penyisiran laut dan pemantauan cuaca untuk melanjutkan pencarian. Tantangan utama adalah cuaca yang kurang bersahabat dan ombak yang masih tinggi,” ujar Suryo, seraya mengimbau agar nelayan tidak memaksakan melaut jika kondisi belum memungkinkan.
Basarnas juga memberikan peringatan resmi kepada seluruh komunitas nelayan di perairan selatan Sukabumi untuk meningkatkan kewaspadaan. Menurut laporan cuaca maritim, gelombang tinggi diperkirakan akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan akibat transisi musim dan peningkatan tekanan angin di wilayah Samudra Hindia.
“Kondisi ini sangat rawan dan berpotensi menyebabkan kecelakaan laut, terutama bagi nelayan yang menggunakan perahu kecil tanpa sistem navigasi dan komunikasi yang memadai,” tegas Suryo.(*)












