SUKABUMI — Gelombang ombak Pantai Cimaja, Sukabumi, kembali menjadi panggung dunia dengan digelarnya Cimaja Boardriders Open Pro Surf Competition 2025, sebuah ajang surfing internasional yang menandai pembukaan festival pariwisata Sukabumi Ngabumi 2025. Kompetisi ini diikuti oleh atlet selancar dari 11 negara, menjadikan Sukabumi sebagai sorotan utama dalam kalender sport tourism Indonesia.
Pantai Cimaja, yang terletak di Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, telah lama dikenal sebagai spot surfing terbaik di Jawa Barat, dengan ombak yang bisa mencapai 4 meter dan cocok untuk peselancar profesional. Musim terbaik untuk berselancar di kawasan ini adalah antara Mei hingga Oktober, saat ombak sedang tinggi dan konsisten.
Bupati Sukabumi, Asep Japar, menyatakan bahwa kompetisi ini bukan sekadar bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-155, tetapi juga strategi besar untuk memperkenalkan Ciletuh Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp) sebagai destinasi wisata kelas dunia. “Potensi wisata bahari dan geopark kita sangat besar untuk mendongkrak perekonomian masyarakat melalui pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujarnya.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menambahkan bahwa event ini menjadi momentum emas untuk memperkuat posisi Sukabumi di peta pariwisata global. “Pantai Cimaja sudah lama dikenal sebagai surganya para peselancar, dan kini kita kombinasikan dengan promosi budaya, kuliner, serta destinasi lain yang tak kalah menarik,” katanya.












