Kecepatan pergerakan sesar diperkirakan mencapai 4–6 mm per tahun, menjadikannya sumber gempa yang harus diwaspadai oleh masyarakat dan pemerintah daerah. Para ahli geologi dan BMKG terus melakukan pemantauan dan pemetaan untuk mitigasi risiko bencana.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menggelar sosialisasi dan simulasi evakuasi di beberapa titik rawan, termasuk di Kecamatan Cikidang dan Cisolok. Edukasi masyarakat tentang potensi gempa dan langkah tanggap darurat menjadi prioritas utama dalam menghadapi ancaman sesar aktif ini.(*)












