AKP Arif menegaskan bahwa tujuan utama dari operasi ini bukan sekadar penegakan hukum, melainkan sebagai upaya menyeluruh untuk mengedukasi masyarakat dalam membangun budaya tertib berlalu lintas. Ia menyoroti secara khusus pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara usia muda, yang menurutnya menjadi alarm serius bagi para orang tua dan institusi pendidikan.
“Anak-anak ini tidak semestinya dibiarkan membawa kendaraan di jalan raya. Ini bukan hanya soal hukum, tapi juga soal keselamatan,” ujarnya.
Meski Operasi Patuh Lodaya telah resmi berakhir, Satlantas Polres Sukabumi menegaskan bahwa kegiatan patroli dan penegakan hukum di lapangan akan tetap berlangsung secara aktif. Arif mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan jalan raya sebagai ruang yang aman dan nyaman bagi semua pengguna.
“Disiplin bukan hanya demi menghindari sanksi, tetapi demi keselamatan kita bersama,” tutupnya.(*)












