Penyelesaian seluruh ruas Tol Bocimi diyakini akan membuka akses logistik dan pariwisata yang lebih efisien dari Jakarta hingga pusat Kota Sukabumi. Heri Gunawan berharap kehadiran tol ini berdampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat lokal.
“Dengan konektivitas yang lebih baik, diharapkan investor lebih tertarik menanamkan modal di Sukabumi. Pariwisata juga akan tumbuh, apalagi kita punya potensi besar di kawasan Geopark Ciletuh dan destinasi alam lainnya,” katanya.
Meski menjadi jawaban atas problem klasik keterisolasian Sukabumi, Hergun mengingatkan bahwa pembangunan ini harus dibarengi dengan perencanaan matang, terutama di sektor transportasi dalam kota. Tanpa itu, manfaat besar yang dijanjikan bisa berubah menjadi persoalan baru.
“Dengan target akhir 2025, waktu terus berjalan. Satu hal yang pasti, bahwa warga Sukabumi menunggu dan berharap bahwa jalan tol ini benar-benar jadi pintu masuk kemajuan, bukan sekadar jalur pintas yang menimbulkan beban baru di titik akhir,” pungkasnya.(*)












