Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp25 juta. “Pemilik rumah sudah dievakuasi ke rumah saudara terdekat,” tambah Ofieq.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik di rumah, terutama bagi bangunan dengan material mudah terbakar. Pemerintah desa dan warga diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan masing-masing.(*)












