“Informasinya, korban itu memang biasanya suka duduk-duduk atau jalan di sekitar rel. Katanya karena sakit gula, beliau sering berjemur di situ. Namun, untuk kronologis pastinya masih dalam tahap penyelidikan,” ujarnya.
Pasca-kejadian, lokasi langsung dipenuhi oleh aparat kepolisian, petugas keamanan stasiun, dan relawan. PMI Kabupaten Sukabumi bergerak cepat mengevakuasi jenazah ke RSUD Sekarwangi Cibadak untuk keperluan identifikasi lebih lanjut.
Sementara itu, Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko menjelaskan, bahwa kejadian itu terjadi pada lintas Cibadak–Cisaat KM 49+2/3. Masinis KA Pangrango PLB 224A sempat menghentikan perjalanan guna memastikan keselamatan serta menjalankan prosedur pemeriksaan. “Masinis menghentikan perjalanan untuk melakukan pengecekan sesuai prosedur keselamatan,” kata Ixfan.(*)












