Berita Sukabumi

5 Fakta Menarik Palabuhanratu, Sukabumi

×

5 Fakta Menarik Palabuhanratu, Sukabumi

Sebarkan artikel ini
Palabuhanratu bukan sekadar pantai indah di selatan Jawa Barat—ia adalah tempat yang menyimpan kisah sejarah, mitos, dan budaya yang unik.
Palabuhanratu bukan sekadar pantai indah di selatan Jawa Barat—ia adalah tempat yang menyimpan kisah sejarah, mitos, dan budaya yang unik.

SUKABUMI —  Palabuhanratu bukan sekadar pantai indah di selatan Jawa Barat ia adalah tempat yang menyimpan kisah sejarah, mitos, dan budaya yang unik. Yuk, kenali lebih dalam lewat lima fakta berikut:

1. Nama yang Penuh Legenda

– Nama “Palabuhanratu” diyakini berasal dari kisah Nyai Ratu Puun Purnamasari, putri Prabu Siliwangi yang menjadi pemimpin di wilayah Cidadap.

– Ada juga versi yang mengaitkan nama ini dengan Dewi Kadita, tokoh mitologis yang dipercaya sebagai penguasa laut selatan.

2. Ombak Besar, Surga Para Peselancar

– Pantai Palabuhanratu terkenal dengan ombaknya yang besar dan kuat, menjadikannya spot favorit untuk surfing.

– Beberapa pantai di sekitarnya seperti Pantai Cimaja dan Pantai Karang Hawu juga populer di kalangan peselancar lokal maupun internasional.

3. Tradisi Melabuh: Syukur atas Laut

– Masyarakat Palabuhanratu menggelar Upacara Melabuh setiap tahun sebagai bentuk rasa syukur atas hasil laut.

– Dalam upacara ini, sesajen dihanyutkan ke laut sebagai simbol penghormatan kepada penguasa laut dan alam.

4. Hotel Samudra Beach dan Kamar Nyai Roro Kidul

– Hotel Samudra Beach, yang dibangun atas inisiatif Presiden Soekarno pada 1966, memiliki kamar khusus untuk Nyai Roro Kidul yang tidak disewakan untuk umum.

– Kamar tersebut dihias dengan nuansa hijau dan sering dikunjungi oleh wisatawan yang penasaran dengan mitosnya.

5. Pelabuhan Strategis Sejak Zaman Kolonial

– Pada masa Hindia Belanda, Palabuhanratu dikenal sebagai Wijnkoopsbaai atau “Teluk Pedagang Anggur” dan menjadi tujuan wisata elite.

– Letaknya yang strategis di pesisir Samudera Hindia menjadikannya titik penting dalam perdagangan dan pelayaran.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *