SUKABUMI — Momen unik dan mengharukan terjadi saat perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lembur Pakuan, Subang. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ikut serta dalam lomba panjat pinang bersama warga, menunjukkan sikap egaliter yang jarang terlihat dari pejabat publik.
Dalam perlombaan tersebut, Dedi tak ragu menjadi bagian dari tim, bahkan rela tubuhnya dijadikan pijakan oleh peserta lain demi mencapai puncak pinang. Ia terlihat menopang tubuh peserta dengan sekuat tenaga, sebelum akhirnya terjatuh bersama ke tanah berlumpur.
“Boleh, boleh, sok gak apa-apa,” ujar Dedi saat tubuhnya diinjak oleh peserta lain.
Aksi spontan dan penuh semangat itu langsung viral di media sosial. Warganet membanjiri kolom komentar dengan pujian atas sikap merakyat sang gubernur.
“Bapak Aing tidak ada batas dengan rakyat,” tulis seorang netizen.
“Belum pernah lihat pemimpin ikut panjat pinang kaya gini, cuma Pak KDM yang luar biasa,” tambah lainnya.
Tak hanya berbaur, Dedi juga tampil dengan gaya nyentrik—dalam unggahan lain, ia terlihat mengenakan lipstik dan berdandan ala perempuan, hasil riasan sang putri, sebelum ikut lomba⁽¹⁾⁽²⁾. Momen tersebut menambah kesan hangat dan jenaka dalam perayaan kemerdekaan.
Aksi Dedi Mulyadi dinilai sebagai simbol kepemimpinan yang dekat dengan rakyat, bukan sekadar pencitraan. Ia menunjukkan bahwa jabatan tak menghalangi seseorang untuk ikut tertawa, jatuh, dan bangkit bersama masyarakat.(*)


