SUKABUMI – Gunung Walat, sebuah kawasan hutan pendidikan yang terletak di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, menjadi salah satu destinasi edukatif dan konservatif yang menarik perhatian pelajar, peneliti, hingga wisatawan pencinta alam. Kawasan ini dikenal sebagai laboratorium alam terbuka yang dikelola oleh Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB).
Dengan luas sekitar 359 hektare, Gunung Walat bukan hanya sekadar hutan, tetapi juga pusat pembelajaran kehutanan yang aktif digunakan untuk praktik lapangan mahasiswa dan kegiatan penelitian lingkungan.
“Gunung Walat menjadi contoh nyata bagaimana hutan bisa dimanfaatkan secara lestari untuk pendidikan, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat,” ujar salah satu pengelola kawasan, Rabu (14/8).
Fakta Menarik Gunung Walat:
1. Hutan Pendidikan Pertama di Indonesia
Gunung Walat merupakan hutan pendidikan pertama yang dikelola oleh perguruan tinggi di Indonesia. Sejak tahun 1968, kawasan ini menjadi tempat praktik bagi mahasiswa kehutanan IPB dan berbagai kampus lain.
2. Kawasan Konservasi dan Penelitian
Berbagai jenis flora dan fauna hidup di kawasan ini, termasuk pohon-pohon endemik dan satwa liar seperti lutung, trenggiling, dan burung elang. Gunung Walat juga menjadi lokasi penelitian biodiversitas dan rehabilitasi hutan.
3. Wisata Edukatif dan Ekowisata
Selain untuk pendidikan, Gunung Walat terbuka bagi masyarakat umum yang ingin menikmati wisata alam. Pengunjung dapat melakukan trekking, pengamatan satwa, hingga mengikuti pelatihan konservasi. Fasilitas seperti jalur interpretasi, pondok kerja, dan area perkemahan tersedia untuk mendukung kegiatan wisata edukatif.
4. Peran dalam Pemberdayaan Masyarakat












